Kampanye #KejuAsliCheck, Ajak Ibu Lebih Cermat Memilih Keju

keju-cheddar

Bingung memilih keju cheddar yang benar-benar asli di pasaran? Yuk, temukan jawabannya dan pelajari baik-baik ya poin penting #KejuAsliCheck disini!

“Mi, rasa kejunya kok aneh, sih. Enggak asin kayak keju, ya,” protes Khadijah sambil tetap mengunyah potongan keju di tangannya.

Saya yang tengah sibuk memasak di dapur kala itu dibuatnya tercengang dengan celotehnya yang khas. Agak heran juga sih, soalnya balita kecilku satu ini memang doyan banget dengan segala panganan yang berbahan dasar keju.

Bahkan, tak tanggung-tanggung, Khadijah sampai ketagihan untuk melahap satu pack keju kotak secara utuh dalam satu hingga dua hari sampai tandas.

Semua Badmood Gara-Gara Salah Beli Keju

keju-cheddar
Credit by pexels.com

Hari itu, tidak seperti biasanya, saya tidak membeli merek keju cheddar yang menjadi favorit Khadijah. Dikarenakan hujan mulai turun dengan derasnya dan saya asal saja mengambil keju untuk segera dibayarkan ke meja kasir. Jujur, saya sempat kesal sih, karena Khadijahnya sendiri cranky pas lihat keju cheddar yang dibeli rupanya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tuh kan, buukkk, jadi serba salah deh.

Apalagi, saat mendengar dia protes tentang rasa kejunya yang menurut dia aneh. Enggak gurih kayak keju ceunah. Sembari membandingkan rasa keju cheddar yang biasa dia makan, “rasanya enggak seenak yang kayak keju ‘kotak biru’, Mi.” fix, makin nyesss aja hati saya saat mendengarnya.

Meski begitu, saya mencoba untuk memberi sedikit pengertian kepada Khadijah, bahwa saat itu hujan deras dan waktunya tidak memungkinkan saya untuk berlama-lama mencari keju cheddar favoritnya. Dan, dalam hati saya berjanji, untuk tidak asal-asalan lagi saat membeli keju cheddar.

Utamanya, agar Khadijah tidak kecewa, apalagi sampai mubazir karena tentu dia akan enggan untuk menghabiskan kejunya. Duh, makkk, perkara salah beli keju cheddar aja sampai bikin badmood semuanya dong, huhuu.

Dari Salah Membeli Keju Cheddar, Saya Jadi Belajar…

Pastinya, agar tidak salah lagi membeli keju. Cukup, sekali saja ‘drama’ ibu dan anak ini terjadi gara-gara hal yang menurut saya sepele banget. Tak lama setelah itu, saya iseng untuk browsing seputar keju favorit si sulung di mesin pencarian.

Dari beberapa informasi yang diperoleh, saya pun dibuat takjub pada sebuah survey yang dibuat oleh KRAFT terhadap konsumen mereka. Dalam survey ini disebutkan bahwa 50 persen responden yang merupakan para ibu mengaku kerap mengkonsumsi keju sebanyak 1 hingga 7 kali dalam seminggu. Namun sayang, lebih dari 61 persen tidak tahu kalau keju cheddar yang beredar di pasaran tidak semuanya berbahan utama keju cheddar. Deg, persis saya banget ini mah!

Menariknya lagi, disebutkan juga 77 persen ibu mengaku selalu membaca label pangan terlebih dulu. Tetapi, dibalik itu ada lebih dari 48 persen yang tidak tahu cara membaca susunan komposisi dengan benar, termasuk saya salah satunya. And then, lagi-lagi saya nepok jidat di pojokkan guna menangisi kemalasan yang rasanya sulit untuk diungkapkan oleh kata-kata, hiks.

Kampanye #KejuAsliCheck, Ajak Para Ibu Lebih Teliti Memilih Keju

keju-cheddar-KRAFT

Maraknya berbagai pilihan keju cheddar di pasaran, jujur membuat saya sempat berpikir bahwa semua merek keju cheddar sama saja. Mengandung susu dan kalsium yang baik untuk tumbuh kembang anak, ditambah rasanya yang juga gurih khas keju dan anak-anak pun suka. Akan tetapi, rupanya penilaian saya terhadap keju cheddar inipun salah besar.

Karena, enggak semua keju cheddar memiliki komposisi bahan baku yang tepat dan berkualitas. Khususnya untuk buah hati. Otomatis, saya sendiri jadi agak sulit saat memilih keju cheddar yang pas untuk buah hati. Karena bukan hanya sekadar memperhatikan soal rasa saja rupanya, tapi juga kandungan nutrisi didalamnya. Serta, keaslian keju sebagai bahan utamanya.

Bersyukur sekali, melalui survey tadi, saya jadi tahu kalau KRAFT sedang melakukan kampanye #KejuAsliCheck untuk mengedukasi para ibu agar lebih cerdas dalam memilih keju. Terlebih, agar tidak lagi asal-asalan saat membeli keju cheddar di pasaran seperti saya.

Nah, kira-kira bagaimana sih cara kita untuk mengetahui keju cheddar yang asli? Utamanya, agar enggak salah beli lagi kayak saya, hihii. Selengkapnya, yuk lanjut!

Cermat Memilih Keju Cheddar, Ini Tipsnya!

keju-asli

Ingat, jangan salah pilih! Kalimat ini rasanya sangat tepat ditujukan pada saya dan seluruh ibu-ibu agar lebih cermat saat memilih asupan berupa bahan-bahan makanan yang tepat dan berkualitas untuk keluarga. Salah satunya, keju. Dengan adanya kampanye #KejuAsliCheck dari KRAFT rupanya menyadarkan saya agar jeli melihat label pangan sebelum membeli. Sebagaimana anjuran yang disampaikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Tidak hanya itu, ada hal yang lebih penting lagi dari kampanye #KejuAsliCheck, yakni para konsumen wajib memastikan dua poin utama ini saat memilih keju cheddar, antara lain:

  • Cek label pangannya, penting memastikan keju pada urutan pertama komposisi. Bukan air, tepung, ataupun bahan lainnya. Mengingat, bahan yang ditempatkan pada urutan awal di bagian komposisi merupakan bahan yang kandungannya paling banyak digunakan dalam olahan produksi makanan tersebut
  • Mempunyai klaim nutrisi yang tercantum pada kemasannya.

Dan, dua poin utama kampanye #KejuAsliCheck ini rupanya sangat related dengan keju cheddar yang diproduksi oleh KRAFT. Karena, keju cheddar KRAFT sendiri terbuat dari bahan utama Keju Asli New Zealand pada urutan pertama di bagian komposisi, serta dilengkapi nutrisi Calcimilk yang kaya akan kalsium, protein, dan Vitamin D.

Tidak hanya itu, berbagai keunggulan yang dimiliki oleh keju cheddar KRAFT ini juga bisa kita lihat langsung di kemasannya. Sehingga, sangat memudahkan para ibu dalam memastikan manfaat keju untuk dikonsumsi buah hati. Ditambah lagi, keju cheddar KRAFT ini juga memiliki rasa lezat dengan gurih kejunya yang khas, tanpa perisa tambahan. Dimana, rasa gurih kejunya ini bersumber dari keju asli sebagai bahan utamanya.

Seketika, saya jadi teringat dengan keju favorit Khadijah yang katanya keju ‘kotak biru’, dan tak lain adalah keju KRAFT cheddar. Waduh, nak wedok pintar banget ini dari kecil sudah bisa pilih keju yang berkualitas, cakep deh! Pantesan aja ngambek pas salah beli keju, huhh!

Jaga Nutrisi Buah Hati dengan Keju Cheddar KRAFT

camilan-dari-keju

Menjaga nutrisi yang sehat untuk tumbuh kembang buah hati, tentu sangatlah penting. Hal ini dapat dimulai dengan memperhatikan baik-baik asupannya tiap hari yang dikonsumsi oleh buah hati. Mulai dari protein, vitamin, karbohidrat, dan kalsium yang tepat guna mendukung tumbuh kembang mereka.

Nah, saya sendiri sebagai ibu tentu juga aware banget dong dengan hal ini. Karena, tumbuh kembang yang optimal punya kaitan yang erat dengan kecerdasan mereka di masa depan. Dan, salah satu asupan penting lainnya yang menjadi favorit Khadijah, yakni keju cheddar.

Menariknya lagi, keju cheddar ini bisa diolah menjadi berbagai macam olahan. Tidak hanya terbatas untuk diolah menjadi camilan saja, tapi juga bisa dikreasikan untuk makan berat sekalipun. Keju cheddar ini bisa dipadu padankan menjadi santapan yang lezat dan menggugah selera.

Namun, dibalik itu ada beberapa hal penting yang perlu kita lakukan sebagai ibu saat menyiapkan asupan terbaik untuk buah hati. Kira-kira apa saja sih? Berikut ini, ada tips menarik dari Dr. Rita Ramayulis DCN M.Kes, seorang Nutritionist yang sangat peduli dengan tumbuh kembang anak. Apa saja? Ini dia selengkapnya!

Sesuai Waktu

Anak memiliki ukuran lambung yang lebih kecil, sehingga daya tampungnya masih terbatas dan belum dapat memuat makanan dalam jumlah banyak. Maka, untuk memenuhi asupan protein dan zat gizi mikronutrien ini harus dihadirkan dalam tiap waktu makan mereka, yakni pagi, siang, malam, dan di tiap selingannya atau camilan.

Dalam hal ini, kreativitas ibu pasti dibutuhkan dalam menyajikan berbagai jenis menu yang anak sukai. Untuk itu, keju cheddar KRAFT hadir guna menemani para ibu menciptakan berbagai olahan menarik dan sehat, dengan rasa gurih khas keju yang aman tanpa perisa tambahan. InsyaAllah, dijamin enak ya, buk!

Sesuai Jumlah

Ketika menyiapkan makanan untuk buah hati, upayakan harus yang padat gizi ya, buk. Sehingga volume makanan tidak besar. Karena, makanan dengan ukuran yang lebih kecil tentu akan membuat si kecil nyaman dan lebih mudah saat mengkonsumsinya.

Kondisi ini, dapat disiasati dengan menambahkan potongan keju cheddar KRAFT dalam tiap sajian yang kita olah untuk si kecil. Terlebih, keju terbukti memiliki kandungan yang dapat memenuhi 30 persen kebutuhan kalsium harian, protein, dan vitamin D.

Sesuai Jenis

Penting sekali untuk memilih jenis makanan yang kaya akan kandungan gizi dalam tiap jenisnya. Lantas, untuk memudahkannya, para ibu bisa banget lho menambahkan keju cheddar KRAFT dalam tiap sajian makanan untuk buah hati. Karena, keju cheddar KRAFT ini sudah terbukti kaya akan nutrisi, dengan bahan utama Keju Asli New Zealand dan Calcimilk yang mengandung banyak kalsium, protein, dan vitamin D.

Conclusion

Jujur, kali ini saya jadi benar-benar tahu cara untuk memilih keju cheddar yang asli di pasaran. Terlebih, saya sendiri sudah langsung mempraktikkannya ketika grocery time pada weekend kemarin. Hal ini, benar-benar membuat saya jadi makin aware agar tidak lagi salah membeli keju untuk si kecil.

Mengingat, komposisi serta kandungan nutrisi yang ada didalamnya mesti sesuai dengan kebutuhan gizi tumbuh kembang anak. Well, fix lah keju cheddar KRAFT ini tepat sekali jadi andalan saya dan para ibu di Indonesia untuk menemani sajian buah hati tiap harinya.

Akhir kata, semoga curhatan saya kali ini bermanfaat ya untuk teman-teman semua. Btw, kalau kalian punya resep sajian menarik dengan bahan campuran keju cheddar, boleh banget dong sharing disini, hihii. Have a nice day, SALAM WARAS!

Ludy

One thought on “Kampanye #KejuAsliCheck, Ajak Ibu Lebih Cermat Memilih Keju

  1. Kraft memang enaaaaak ❤️❤️. Krn dari kecil aku udah terbiasa dan familier banget Ama Kraft, jadi sampe kebawa gede gini, kalo bicara cheddar ya pasti Kraft mba. Soalnya dulu zamanku kecil, awal 90an, keju yg ada cuma Kraft dan keju2 impor. Kraft yg paling murah saat itu. Belum ada saingannya . Makanya mama selalu beli Kraft.

    Anak2ku untungnya juga doyan. Pernah sih aku beli merk lain yg lebih murah, tapi memang ga puas mba. Rasanya ga keju banget . Jadi balik lagi deh ke Kraft. GPP sedikit lebih mahal, yg penting rasanya ga boong 😄

Leave a Reply

Close
Social profiles